Cara Cek SBU di OSS, Pemula Wajib Tahu
Di era modern seperti sekarang, berbagai perizinan bisa dibuat dan diproses dengan mudah. Tak hanya proses pembuatannya yang praktis, namun cek perizinannya pun juga demikian. Salah satunya adalah cara cek SBU di OSS yang bisa masyarakat praktekkan secara online. Penasaran bagaimana langkah pengecekannya? Berikut pembahasannya. Cara Cek SBU di OSS Paling Mudah dan Cepat Bagi sebagian orang, mengurus izin dengan cara online tergolong lebih cepat dan simple. Ketimbang harus datang langsung ke instansi terkait. Lewat cara online ini, pengusaha tidak perlu antri dan repot ke luar rumah mengurus berbagai perizinan yang diperlukan. Sebagai informasi, pengusaha bisa cek SBU lewat dua cara, yakni LPJK dan OSS. Khusus lewat OSS, pengusaha harus login dulu ke akun OSS milik perusahaan. Berikut langkah-langkah yang diperlukan.
  1. Masuk ke Sistem
Hal pertama untuk mengecek SBU adalah login. Oleh sebab itu, pastikan bahwa pengusaha sudah memiliki hak akses, seperti nama pengguna berikut kata kuncinya. Jika belum, maka pengusaha wajib mengurusnya terlebih dahulu. Jika sudah memiliki hak akses ke halaman resmi OSS. Lanjutkan dengan login menggunakan nama pengguna beserta password. Setelah berhasil login, klik menu "Perizinan Berusaha". Jika sudah, pilih "Permohonan Baru".
  1. Isi Data Pengusaha
Pengusaha harus melengkapi sejumlah data untuk bisa mengaksess perizinan OSS. Data ini mencakup informasi pribadi, seperti NIK. Selain itu, pengusaha juga harus memberikan nomor HP, jenis kelamin dan alamat yang sesuai dengan KTP. Tak hanya itu saja, pengusaha juga wajib memberikan informasi yang berkaitan dengan usaha. Misalnya seperti NPWP, BPJS Ketenagakerjaan dan lainnya. Sebelum melanjutkan cara cek SBU di OSS, pastikan seluruh data sudah terisi dengan benar. Jika sudah, klik "Simpan Data". Barulah pengusaha bisa masuk ke tahap berikutnya.
  1. Lengkapi Informasi Sektor Usaha
Di samping input data pribadi, pengusaha juga perlu memasukkan keterangan yang berhubungan dengan pengelolaan sektor usaha. Lantas bagaimanakah caranya? Caranya cukup klik menu "Pilih Bidang Usaha". Setelah itu, sistem akan memaparkan sejumlah formulir yang wajib pengusaha iisi dengan benar. Pada bagian tersebut, pengusaha akan memilih sejumlah sub-bidang. Termasuk Sub Bidang SBU Konsultan. Jika sudah, pengusaha tinggal mengikuti panduan berikutnya. Bisanya, di dalam kolom tersedia tampilan dari beberapa bagian. Misalnya sub-bidang sektor usaha di area darat maupun laut dengan klasifikasinya masing-masing.
  1. Input Keterangan Produk atau Layanan
Cara cek SBU di OSS selanjutnya adalah melengkapi informasi yang berkaitan dengan layanan maupun produk perusahaan. Hal ini mencakup jenis usaha, satuan hingga kapasitas. Dalam melengkapi data, pengusaha juga akan menemui kolom khusus jika produk yang dipasarkan telah memenuhi standar SNI atau belum. Lanjut, pengusaha tinggal memasukkan data sesuai dengan kondisi baik barang maupun jasa yang dimiliki. Pastikan seluruh data benar. Jika sudah, klik "Simpan".
  1. Tahapan Pemeriksaan
Pemeriksaan ini menjadi langkah terakhir yang harus dilakukan. Apabila berencana mencetak SBU melalui OSS, pengusaha cukup memeriksa berbagai data yang sudah terdaftar sebelumnya. Jika semua data sudah sesuai, pilih "Lanjut". Kemudian, ikuti perintah selanjutnya sampai izin benar-benar terbit. Barulah setelah itu pengusaha bisa melihat perizinan. Tak sebatas melihat saja, pengusaha juga bisa mencetak perizinan. Mengapa SBU Penting bagi Perusahaan Kontraktor? Dalam dunia bisnis, SBU merupakan sertifikat penting yang bisa berpengaruh dalam jangka panjang. Sudah banyak kontraktor yang mengurus berbagai perizinan SBU, baik itu SBUJPTL atau SBUJK. Lantas, bagaimanakah jika tidak memiliki SBU? Pada dasarnya, badan usaha yang tidak memiliki SBU akan cenderung mudah kalah dalam memperebutkan proyek-proyek konstruksi di masa mendatang. Dengan demikian, meskipun kontraktor memiliki kemampuan, manajemen yang baik serta portofolio proyek, maka pekerjaan tetap akan terganggu selama tidak memiliki SBU. Dalam praktiknya, kepemilikan SBU tak hanya menjadikan perusahaan sebagai kontraktor terpercaya. Namun juga melancarkan kerjasama yang lebih baik dan diterima dari para owner proyek. Seperti yang kita tahu, persaingan untuk memenangkan proyek besar terkadang sangatlah sulit. Terlebih jika sertifikasi perusahaan belum lengkap. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk mengurus perizinan yang relevan, kemudian memastikan keakuratan perizinan dengan cara cek SBU di OSS seperti panduan di atas. Baca Juga : Syarat SBU Besar dan Kesalahan Umum yang Harus Dihindari  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top Telepon Langsung Kami